<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>LDII KLATEN &#124; Menuju Ukhuwah Islamiyah</title>
	<atom:link href="http://ldiiklaten.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ldiiklaten.wordpress.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Wed, 15 Jun 2011 05:36:56 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='ldiiklaten.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>LDII KLATEN &#124; Menuju Ukhuwah Islamiyah</title>
		<link>http://ldiiklaten.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://ldiiklaten.wordpress.com/osd.xml" title="LDII KLATEN &#124; Menuju Ukhuwah Islamiyah" />
	<atom:link rel='hub' href='http://ldiiklaten.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Seminar Kesehatan Reproduksi</title>
		<link>http://ldiiklaten.wordpress.com/2011/06/15/seminar-kesehatan-reproduksi/</link>
		<comments>http://ldiiklaten.wordpress.com/2011/06/15/seminar-kesehatan-reproduksi/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 15 Jun 2011 05:36:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[news]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ldiiklaten.wordpress.com/?p=168</guid>
		<description><![CDATA[Kesehatan Reproduksi &#8211; Sering sekali dalam pembicaraan kesehatan kita mendengar kata reproduksi. Apa sebetulnya reproduksi itu?, sepintas pasti ada banyak pertanyaan yang terbesit dalam pikiran kita. Berdasarkan definisi dari Departemen Kesehatan, diketahui bahwa kesehatan reproduksi adalah keadaan sehat secara menyeluruh serta proses reproduksi. Di jaman sekarang ini, sudah tidak dapat di pungkiri bahwa kemajuan teknologi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ldiiklaten.wordpress.com&amp;blog=5400755&amp;post=168&amp;subd=ldiiklaten&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://ldiiklaten.files.wordpress.com/2011/06/101_0265.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-169" title="101_0265" src="http://ldiiklaten.files.wordpress.com/2011/06/101_0265.jpg?w=250&#038;h=185" alt="" width="250" height="185" /></a>Kesehatan Reproduksi &#8211; Sering sekali dalam pembicaraan kesehatan kita mendengar kata reproduksi. Apa sebetulnya reproduksi itu?, sepintas pasti ada banyak pertanyaan yang terbesit dalam pikiran kita. Berdasarkan definisi dari Departemen Kesehatan, diketahui bahwa kesehatan reproduksi adalah keadaan sehat secara menyeluruh serta proses reproduksi.<br />
Di jaman sekarang ini, sudah tidak dapat di pungkiri bahwa kemajuan teknologi dan informasi selalu berkembang setiap detiknya. Berkat kemajuan iptek, orangpun senantiasa menjadi semakin mudah untuk mencari berbagai macam info atau hal- hal yang asing baginya. Tetapi dampak negatif yang di timbulkan tidak sebanding dengan manfaatnya.<br />
Salah satunya masalah pemahaman perkembangan reproduksi. Hal ini sering tidak disadari oleh banyak orang. Mereka harus siap menghadapi proses perkembangan ini. Bila seorang wanita sudah mengalami menarche (haid pertama) sekitar usia 8-12 tahun, itu artinya tubuhnya sudah menghasilkan sel telur. Wanita yang demikian sudah akhil baligh dan akan terjadi perubahan bentuk tubuh (fisik) dan emosi (emosional) yang sangat drastis. Dalam tahapan ini, anak menjadi rentan terhadap <span id="more-168"></span>pencarian jati diri dan gejolak psychologist. Anak sudah mulai mempunyai “rasa” terhadap lawan jenis, rasa ingin di cintai, ingin populer. Semakin bertambah usia, perkembangan reproduksinya semakin kompleks. Hal ini jika tidak di imbangi dengan perkembangan mental, social ekonomi serta pendidikan yang cukup, anak bisa terjerumus di dalam penyimpangan sex.<br />
Beberapa faktor yang mempengaruhi adalah orang tua yang enggan menjelaskan pemahaman tentang ‘reproduksi’ dan peran media (film, tayangan TV, media massa, internet), pornografi dan sejenisnya. Hal ini di dorong keingi<a href="http://ldiiklaten.files.wordpress.com/2011/06/101_02432.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-170" title="101_0243" src="http://ldiiklaten.files.wordpress.com/2011/06/101_02432.jpg?w=176&#038;h=131" alt="" width="176" height="131" /></a>ntahuan anak tentang sex yang sangat tinggi. Bila tidak ada sosialisasi yang terarah, bisa fatal akibatnya. Kepedulian semua orang tua untuk menanamkan prinsip dan nilai-nilai pendidikan etika, social dan keagamaan, serta selalu membina anak–anaknya terasa sangat penting untuk bekal perjalanan hidup generasi muda di masa mendatang.<br />
Dalam rangka pembinaan generasi muda tersebut, pengurus Tim Keputrian bekerja sama dengan PPG (Penggerak Pembina Generus) Daerah Klaten Utara pada tanggal 1 Mei 2011 telah mengadakan acara seminar yang bertajuk tentang kesehatan reproduksi wanita. Kegiatan yang baru pertama kali diadakan di Masjid Miftahul Jannah, Jambu Kulon ini merupakan salah satu realisasi dari program tim keputrian. Kegiatan ini diikuti oleh kurang lebih 250 peserta yang terdiri dari remaja putri usia 12 tahun ke atas, dan didamping oleh istri – istri pengurus<a href="http://ldiiklaten.files.wordpress.com/2011/06/101_0218.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-171" title="101_0218" src="http://ldiiklaten.files.wordpress.com/2011/06/101_0218.jpg?w=150&#038;h=112" alt="" width="150" height="112" /></a> PC LDII. Mantan mubalighot tugasan, ibu Wildan Ainun yang menjadi ketua panitia menyatakan antusias remaja putri dan ibu –ibu untuk mengikuti seminar kesehatan ini sangat tinggi. Hal ini bisa dibuktikan dengan banyaknya pertanyaan yang dilontarkan peserta seminar, apalagi ada berbagai doorprize dan stiker yang dibagikan kepada peserta. “semoga kegiatan seperti ini tidak hanya untuk remaja putri, tetapi juga dalam forum ibu –ibu yang sudah berkeluarga/ menikah pada umumnya” tambah ibu Yatimah yang juga sebagai istri pengurus PC LDII ceper.<br />
Acara seminar tersebut dimulai pukul 09.00 WIB sampai pukul 11.30 WIB. Dalam sesi pertama pembukaan sebagai perkenalan dari Tim Keputrian. Tim yang terdiri dari 4 orang dan di bantu Tim Diajeng ini mempunyai peran khusus yaitu memperdayakan generus remaja putri pada khususnya agar bisa mempersiapkan diri dalam berumah tangga dengan didasari 3 target keberhasilan generus (berilmu, berakhlakul karimah dan mandiri). Sesi berikutmya 45 menit presentasi materi seminar reproduksi yang dibacakan oleh nara sumber bidang kesehatan yaitu ibu Benis Jayanto, Sp.o. Msc. Beliau adalah salah satu pengurus dari tim keputrian yang <a href="http://ldiiklaten.files.wordpress.com/2011/06/101_0224.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-173" title="101_0224" src="http://ldiiklaten.files.wordpress.com/2011/06/101_0224.jpg?w=150&#038;h=112" alt="" width="150" height="112" /></a>berkecimpung di bidang kesehatan. Sebagai seorang bidan, kata reproduksi mungkin tidak asing baginya, tetapi di luar sana masih banyak remaja bahkan wanita yang sudah menikah masih belum tahu secara detail apa reproduksi itu. Dalam kesempatan itu beliau mengawali dengan kata –kata “ tak kenal maka tak sayang”. Dalam hal ini dijelaskan rasa sayang atau memiliki awalnya harus mengenalnya. Begitu juga tubuh kita, dengan mengenal keistimewaan organ reproduksi, diharapkan kita bisa selalu menjaga, menyayangi dan menerimanya sebagai karunia dari Alloh. Beberapa point yang dikelupas di antaranya perkenalan alat reproduksi wanita, organ reproduksi wanita, siklus reproduksi wanita, serta permasalahan reproduksi wanita (akibat dan dampaknya). Dalam seminar kali ini, materi yang ditekankan tentang seputar menstruasi dan permasalahannya.</p>
<p><a href="http://ldiiklaten.files.wordpress.com/2011/06/101_02471.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-174" title="101_0247" src="http://ldiiklaten.files.wordpress.com/2011/06/101_02471.jpg?w=150&#038;h=112" alt="" width="150" height="112" /></a>“Kegiatan seperti ini, kedepannya perlu ditindaklanjuti sehingga menjadi agenda tahunan sebagai wujud pembinaan yang memadai bagi generasi muda, “tambah Benis. Sementara itu, ibu Ainun menyatakan, “Insya Alloh Tim Keputrian siap menggelar kegiatan ini pada tahun mendatang, tentunya dengan dukungan dan partisipasi serta kerjasama semua pihak.”<br />
Dalam penutupan seminar, Tim Keputrian beserta semua panitia penyelenggara menyampaikan terimakasih pada semua pihak yang ikut berpartisipasi dalam acara seminar tersebut. Dengan adanya kegiatan seminar ini, diharapkan generasi muda bisa lebih bisa menjaga diri, mempersiapkan masa depan yang lebih cerah. Dan pada akhirnya, ketika akan memasuki kehidupan berumah tangga, generus ini sudah mempunyai kesiapan fisik, dan mental dalam berbagai resiko yang akan ditempuh.</p>
<p>by shiamp</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ldiiklaten.wordpress.com/168/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ldiiklaten.wordpress.com/168/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ldiiklaten.wordpress.com/168/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ldiiklaten.wordpress.com/168/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ldiiklaten.wordpress.com/168/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ldiiklaten.wordpress.com/168/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ldiiklaten.wordpress.com/168/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ldiiklaten.wordpress.com/168/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ldiiklaten.wordpress.com/168/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ldiiklaten.wordpress.com/168/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ldiiklaten.wordpress.com/168/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ldiiklaten.wordpress.com/168/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ldiiklaten.wordpress.com/168/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ldiiklaten.wordpress.com/168/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ldiiklaten.wordpress.com&amp;blog=5400755&amp;post=168&amp;subd=ldiiklaten&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ldiiklaten.wordpress.com/2011/06/15/seminar-kesehatan-reproduksi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">admin</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ldiiklaten.files.wordpress.com/2011/06/101_0265.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">101_0265</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ldiiklaten.files.wordpress.com/2011/06/101_02432.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">101_0243</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ldiiklaten.files.wordpress.com/2011/06/101_0218.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">101_0218</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ldiiklaten.files.wordpress.com/2011/06/101_0224.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">101_0224</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ldiiklaten.files.wordpress.com/2011/06/101_02471.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">101_0247</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Fatwa tentang Arah Kiblat</title>
		<link>http://ldiiklaten.wordpress.com/2010/04/05/fatwa-tentang-arah-kiblat/</link>
		<comments>http://ldiiklaten.wordpress.com/2010/04/05/fatwa-tentang-arah-kiblat/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 05 Apr 2010 07:38:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ldiiklaten.wordpress.com/?p=157</guid>
		<description><![CDATA[Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa terkait arah kiblat sebagai konsekuensi dari pergeseran lempeng bumi. Dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (22/3), MUI menegaskan pergeseran tersebut tak mempengaruhi arah kiblat. Untuk itu, MUI mengingatkan umat Islam agar tak perlu bingung dengan arah kiblat. Terlebih, dengan mengubah bahkan membongkar masjid atau musala agar mengarah ke kiblat. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ldiiklaten.wordpress.com&amp;blog=5400755&amp;post=157&amp;subd=ldiiklaten&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://ldiiklaten.files.wordpress.com/2010/04/kabah-full3.jpg"><img src="http://ldiiklaten.files.wordpress.com/2010/04/kabah-full3.jpg?w=150&#038;h=97" alt="" title="kabah-full" width="150" height="97" class="alignleft size-thumbnail wp-image-161" /></a>Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa terkait arah kiblat sebagai konsekuensi dari pergeseran lempeng bumi. Dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (22/3), MUI menegaskan pergeseran tersebut tak mempengaruhi arah kiblat. Untuk itu, MUI mengingatkan umat Islam agar tak perlu bingung dengan arah kiblat. Terlebih, dengan mengubah bahkan membongkar masjid atau musala agar mengarah ke kiblat.</p>
<p>Konferensi pers tersebut disampaikan oleh Ketua MUI Drs. H. Nazri Adlani, didampingi Sekretaris MUI Dr. H Amrullah Ahmad, Wakil Ketua Komisi Fatwa MUI Prof. Dr. KH Ali Mustafa Yaqub, MA, dan Wakil Sekretaris Komisi Fatwa MUI Drs. H. Aminudin Yakub, MA.</p>
<p>Diktum Fatwa</p>
<p>Tentang diktum dari fatwa MUI No. 03 Tahun 2010 tentang Kiblat disebutkan, pertama, tentang ketentuan hukum. Dalam kententuan hukum tersebut disebutkan bahwa: (1) Kiblat bagi orang shalat dan dapat melihat ka’bah adalah menghadap ke bangunan Ka’bah (ainul ka’bah). (2) Kiblat bagi orang yang shalat dan tidak dapat melihat Ka’bah adalah arah Ka’bah (jihat al-Ka’bah). (3). Letak georafis Indonesia yang berada di bagian timur Ka’bah/Mekkah, maka kiblat umat Islam Indonesia adalah menghadap kea rah barat.</p>
<p>Kedua, rekomendasi. MUI merekomendasikan agar bangunan masjid/mushalla di Indonesia sepanjang kiblatnya menghadap kea rah barat, tidak perlu diubah, dibongkar, dan sebagainya. (ws)<br />
 www.mui-online.org</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ldiiklaten.wordpress.com/157/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ldiiklaten.wordpress.com/157/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ldiiklaten.wordpress.com/157/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ldiiklaten.wordpress.com/157/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ldiiklaten.wordpress.com/157/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ldiiklaten.wordpress.com/157/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ldiiklaten.wordpress.com/157/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ldiiklaten.wordpress.com/157/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ldiiklaten.wordpress.com/157/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ldiiklaten.wordpress.com/157/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ldiiklaten.wordpress.com/157/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ldiiklaten.wordpress.com/157/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ldiiklaten.wordpress.com/157/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ldiiklaten.wordpress.com/157/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ldiiklaten.wordpress.com&amp;blog=5400755&amp;post=157&amp;subd=ldiiklaten&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ldiiklaten.wordpress.com/2010/04/05/fatwa-tentang-arah-kiblat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">admin</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ldiiklaten.files.wordpress.com/2010/04/kabah-full3.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">kabah-full</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>LDII Turut Berduka Cita atas Wafatnya Gus Dur</title>
		<link>http://ldiiklaten.wordpress.com/2010/01/07/ldii-turut-berduka-cita-atas-wafatnya-gus-dur/</link>
		<comments>http://ldiiklaten.wordpress.com/2010/01/07/ldii-turut-berduka-cita-atas-wafatnya-gus-dur/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 07 Jan 2010 05:17:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ldiiklaten.wordpress.com/?p=154</guid>
		<description><![CDATA[إِنَّا لِلّهِ وَإِنَّـا إِلَيْهِ رَاجِعونَ Segenap pengurus dan warga LDII turut berduka cita atas meninggalnya Gus Dur (KH. Abdurrahman Wahid), yang merupakan Presiden RI ke-4, Ulama Besar NU (Nahdatul Ulama) yang disegani, dan juga Bapak Guru Bangsa. Semoga arwah beliau diterima di sisi-Nya, semoga semua amal ibadah beliau diterima oleh-Nya, dan semoga keluarga yang ditinggalkan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ldiiklaten.wordpress.com&amp;blog=5400755&amp;post=154&amp;subd=ldiiklaten&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://ldiiklaten.files.wordpress.com/2010/01/gus-dur1.jpg"><img src="http://ldiiklaten.files.wordpress.com/2010/01/gus-dur1.jpg?w=110&#038;h=150" alt="" title="gus-dur" width="110" height="150" class="alignleft size-thumbnail wp-image-155" /></a><br />
إِنَّا لِلّهِ وَإِنَّـا إِلَيْهِ رَاجِعونَ</p>
<p>Segenap pengurus dan warga LDII turut berduka cita atas meninggalnya Gus Dur (KH. Abdurrahman Wahid), yang merupakan Presiden RI ke-4, Ulama Besar NU (Nahdatul Ulama) yang disegani, dan juga Bapak Guru Bangsa. Semoga arwah beliau diterima di sisi-Nya, semoga semua amal ibadah beliau diterima oleh-Nya, dan semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kesabaran. Amiin</p>
<p>http://www.ldii.or.id</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ldiiklaten.wordpress.com/154/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ldiiklaten.wordpress.com/154/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ldiiklaten.wordpress.com/154/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ldiiklaten.wordpress.com/154/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ldiiklaten.wordpress.com/154/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ldiiklaten.wordpress.com/154/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ldiiklaten.wordpress.com/154/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ldiiklaten.wordpress.com/154/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ldiiklaten.wordpress.com/154/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ldiiklaten.wordpress.com/154/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ldiiklaten.wordpress.com/154/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ldiiklaten.wordpress.com/154/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ldiiklaten.wordpress.com/154/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ldiiklaten.wordpress.com/154/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ldiiklaten.wordpress.com&amp;blog=5400755&amp;post=154&amp;subd=ldiiklaten&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ldiiklaten.wordpress.com/2010/01/07/ldii-turut-berduka-cita-atas-wafatnya-gus-dur/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">admin</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ldiiklaten.files.wordpress.com/2010/01/gus-dur1.jpg?w=110" medium="image">
			<media:title type="html">gus-dur</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ormas Islam sepakati Idul Adha 27 November 2009 Ormas Islam sepakati Idul Adha 27 November 2009</title>
		<link>http://ldiiklaten.wordpress.com/2009/11/20/ormas-islam-sepakati-idul-adha-27-november-2009-ormas-islam-sepakati-idul-adha-27-november-2009/</link>
		<comments>http://ldiiklaten.wordpress.com/2009/11/20/ormas-islam-sepakati-idul-adha-27-november-2009-ormas-islam-sepakati-idul-adha-27-november-2009/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 20 Nov 2009 04:27:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[news]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ldiiklaten.wordpress.com/?p=146</guid>
		<description><![CDATA[Jakarta–Hari Raya Idul Adha 10 Dzulhijjah 1430 H akan jatuh pada Jumat, 27 November 2009. Semua ormas Islam sudah menyepakati penentuan Idul Adha ini. Hilal juga sudah terlihat dengan jelas pada Selasa (17/11) kemarin. “Alhamdulillah kemarin sore hilal berhasil disaksikan di Bukit Condrodipa, Gresik, Jawa Timur,” kata Dirjen Bimas Islam Departemen Agama (Depag) Nasaruddin Umar, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ldiiklaten.wordpress.com&amp;blog=5400755&amp;post=146&amp;subd=ldiiklaten&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>
<p><strong><a href="http://ldiiklaten.files.wordpress.com/2009/11/su1.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-149" title="su1" src="http://ldiiklaten.files.wordpress.com/2009/11/su1.jpg?w=95&#038;h=99" alt="" width="95" height="99" /></a>J</strong><img src="///tmp/moz-screenshot.png" alt="" /><strong>akarta–</strong>Hari Raya Idul Adha 10 Dzulhijjah 1430 H akan jatuh pada Jumat, 27 November 2009. Semua ormas Islam sudah menyepakati penentuan Idul Adha ini. Hilal juga sudah terlihat dengan jelas pada Selasa (17/11) kemarin.</p>
<p>“Alhamdulillah kemarin sore hilal berhasil disaksikan di Bukit Condrodipa, Gresik, Jawa Timur,” kata Dirjen Bimas Islam Departemen Agama (Depag) Nasaruddin Umar, Rabu (18/11).</p>
<p>Dengan terlihatnya hilal ini, Nasaruddin memastikan bahwa ormas Islam bersepakat menentukan Idul Adha jatuh pada 27 November. “Dengan demikian seluruh Ormas Islam sepakat lebaran Idul Adha jatuh pada <span id="more-146"></span>hari Jumat, 27 November 2009,” ujar Nasaruddin.</p>
<p>Hilal berhasil dilihat oleh tim PCNU Gresik dari Bukti Condrodipo selama satu menit pada pukul 17.35 WIB. “Tim kami yang melihat adalah HM Inwanuddin dan M Syamsul Fuad, lalu mereka juga sudah diambil sumpah oleh staf Pengadilan Agama (PA) Gresik,” kata Wakil Ketua PWNU Jatim HM Sholeh Hayat.</p>
<p>Jauh hari sebelumnya, PP Muhammadiyah juga sudah menetapkan waktu Idu Adha lewat hisab. Melalui Maklumat PP Muhammadiyah bernomor 06/MLM/I.0/E/2009 pada Juli 2009 lalu, Muhammadiyah telah menetapkan bahwa Idul Adha (Idul Qurban) jatuh pada Jumat Wage, 27 November 2009.</p>
<p><strong>dtc/isw</strong></p>
<p>http://www.solopos.com</p>
</div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ldiiklaten.wordpress.com/146/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ldiiklaten.wordpress.com/146/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ldiiklaten.wordpress.com/146/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ldiiklaten.wordpress.com/146/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ldiiklaten.wordpress.com/146/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ldiiklaten.wordpress.com/146/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ldiiklaten.wordpress.com/146/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ldiiklaten.wordpress.com/146/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ldiiklaten.wordpress.com/146/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ldiiklaten.wordpress.com/146/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ldiiklaten.wordpress.com/146/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ldiiklaten.wordpress.com/146/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ldiiklaten.wordpress.com/146/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ldiiklaten.wordpress.com/146/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ldiiklaten.wordpress.com&amp;blog=5400755&amp;post=146&amp;subd=ldiiklaten&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ldiiklaten.wordpress.com/2009/11/20/ormas-islam-sepakati-idul-adha-27-november-2009-ormas-islam-sepakati-idul-adha-27-november-2009/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">admin</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ldiiklaten.files.wordpress.com/2009/11/su1.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">su1</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sosialisasi di Masjid Al Madinah Klaten Muda-mudi LDII diajak menolak perekrutan teroris</title>
		<link>http://ldiiklaten.wordpress.com/2009/10/26/sosialisasi-di-masjid-al-madinah-muda-mudi-ldii-diajak-menolak-perekrutan-teroris/</link>
		<comments>http://ldiiklaten.wordpress.com/2009/10/26/sosialisasi-di-masjid-al-madinah-muda-mudi-ldii-diajak-menolak-perekrutan-teroris/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 Oct 2009 07:41:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[news]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ldiiklaten.wordpress.com/?p=135</guid>
		<description><![CDATA[Solopos, Sekitar 600 orang jemaah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) di Kabupaten Klaten mengikuti sosialisasi desk antiteror Kodim 0723/Klaten di Masjid Al Madinah Desa Prawatan Kecamatan Jogonalan, Minggu (18/10) lalu. Komandan Kodim (Dandim) 0723/Klaten, Letkol (Inf) Gathot Tridoyo tampil menyampaikan materi terkait aksi terorisme. Ditegaskan Dandim dalam kesempatan itu bahwa Islam tidak identik dengan terorisme [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ldiiklaten.wordpress.com&amp;blog=5400755&amp;post=135&amp;subd=ldiiklaten&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!-- 		@page { margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } --></p>
<p><!-- 		@page { margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } --></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;"><a rel="attachment wp-att-142" href="http://ldiiklaten.wordpress.com/2009/10/26/sosialisasi-di-masjid-al-madinah-muda-mudi-ldii-diajak-menolak-perekrutan-teroris/bnoterrorism-2/"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-142" title="bNoTerrorism" src="http://ldiiklaten.files.wordpress.com/2009/10/bnoterrorism1.png?w=150&#038;h=150" alt="bNoTerrorism" width="150" height="150" /></a></span></span></span><strong>Solopos</strong>, Sekitar 600 orang jemaah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) di Kabupaten Klaten mengikuti sosialisasi desk antiteror Kodim 0723/Klaten di Masjid Al Madinah Desa Prawatan Kecamatan Jogonalan, Minggu (18/10) lalu.<span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;"></span></span></span></p>
<p>Komandan Kodim (Dandim) 0723/Klaten, Letkol (Inf) Gathot Tridoyo tampil menyampaikan materi terkait aksi terorisme.<br />
Ditegaskan Dandim dalam kesempatan itu bahwa I<span id="more-135"></span>slam tidak identik dengan terorisme karena Islam mengajarkan amar maruf nahi mungkar. ”Mencegah kemungkaran bukan dengan jalan kekerasan karena Nabi Muhammad SAW tidak mengajarkan itu,” tegas Dandim dalam acara yang digelar mulai pukul 09.30 WIB hingga 10.30 WIB itu.<br />
Kehadiran jamaah yang didominasi pemuda tersebut, sekaligus dimanfaatkan Dandim untuk mengajak muda-mudi agar tidak terekrut jaringan terorisme. Tak hanya itu, Dandim pun mengingatkan, aksi teror hanya merugikan masyarakat, baik itu yang memang benar-benar bersalah maupun yang tidak bersalah.<br />
”Saya juga mengimbau kepada masyarakat, jika ada orang-orang yang baru menginap di lingkungan mereka supaya dilaporkan kepada aparat terkait. Cek betul kondisi mereka,” ucap Dandim.<br />
Saat ditemui Espos di kantornya, Kamis (22/10), Dandim mengatakan, tujuan deskanti teror adalah ikut mencegah bahaya terorisme agar tidak meluas, juga menindaknya jika terdeteksi di wilayah kerja institusi itu. Dia menuturkan, sosialisasi desk antiteror sementara ini dilakukan di wilayah pondok pesantren. Rencananya, kata dia, ke depan akan disampaikan kepada aparat-aparat di desa seperti RT dan RW.<br />
Salah seorang jemaah LDII, Sariman menyatakan kegiatan sosialisasi desk anti teror sangat bermanfaat. ”Kami berharap setelah sosialisasi, pemahaman jamaah bisa makin bertambah. Di dalam beribadah, kaidah budi luhur sangat diperlukan. Kami harus bisa menjalin hubungan yang baik dengan lingkungan dan berbagai elemen masyarakat,” ujarnya. &#8211; Oleh : <span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;"><strong>Nadhiroh</strong></span></span><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;"> </span></span></p>
<p>di copy dari: (http://www.solopos.co.id/zindex_menu.asp?kodehalaman=h32&amp;id=292123)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ldiiklaten.wordpress.com/135/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ldiiklaten.wordpress.com/135/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ldiiklaten.wordpress.com/135/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ldiiklaten.wordpress.com/135/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ldiiklaten.wordpress.com/135/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ldiiklaten.wordpress.com/135/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ldiiklaten.wordpress.com/135/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ldiiklaten.wordpress.com/135/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ldiiklaten.wordpress.com/135/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ldiiklaten.wordpress.com/135/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ldiiklaten.wordpress.com/135/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ldiiklaten.wordpress.com/135/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ldiiklaten.wordpress.com/135/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ldiiklaten.wordpress.com/135/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ldiiklaten.wordpress.com&amp;blog=5400755&amp;post=135&amp;subd=ldiiklaten&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ldiiklaten.wordpress.com/2009/10/26/sosialisasi-di-masjid-al-madinah-muda-mudi-ldii-diajak-menolak-perekrutan-teroris/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">admin</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ldiiklaten.files.wordpress.com/2009/10/bnoterrorism1.png?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">bNoTerrorism</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>“Berpuasa itu adalah Perisai (tameng) dari api Neraka, ibarat Perisai salah satu kalian dari peperangan” (Alhadits).</title>
		<link>http://ldiiklaten.wordpress.com/2009/09/06/%e2%80%9cberpuasa-itu-adalah-perisai-tameng-dari-api-neraka-ibarat-perisai-salah-satu-kalian-dari-peperangan%e2%80%9d-alhadits/</link>
		<comments>http://ldiiklaten.wordpress.com/2009/09/06/%e2%80%9cberpuasa-itu-adalah-perisai-tameng-dari-api-neraka-ibarat-perisai-salah-satu-kalian-dari-peperangan%e2%80%9d-alhadits/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 06 Sep 2009 04:29:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[syi'ar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ldiiklaten.wordpress.com/?p=132</guid>
		<description><![CDATA[Makna Hadist: Kata “JUNNAH (perisai)”  Menahan   berbuat  Ma’shiat, dan perisai  itulah yang akan menjadi penghalang seorang Hamba yang Taqwa, dari sentuhan Api Neraka. Begitu besar keutamaan Bulan suci Romadhon, datangnya bulan suci ini disambut gembira oleh para Malaikat dan Umat Nabi Muhammad SWT, hanya  Orang2 Munafiq yang tidak merasa gembira. Betapa tidak, Bulan  suci Romadhon  [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ldiiklaten.wordpress.com&amp;blog=5400755&amp;post=132&amp;subd=ldiiklaten&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!-- 		@page { margin: 0.79in } 		H3 { margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in; page-break-after: auto } 		H3.western { font-family: "Times New Roman", serif; font-size: 13pt } 		H3.cjk { font-family: "Lucida Sans Unicode"; font-size: 13pt } 		H3.ctl { font-family: "Tahoma"; font-size: 13pt } 		P { margin-bottom: 0.08in } --></p>
<p style="margin-top:.19in;margin-bottom:.19in;" align="justify">Makna Hadist: Kata “JUNNAH (perisai)”  Menahan   berbuat  Ma’shiat, dan perisai  itulah yang akan menjadi penghalang seorang Hamba yang Taqwa, dari sentuhan Api Neraka.</p>
<p style="margin-top:.19in;margin-bottom:.19in;" align="justify">Begitu besar keutamaan Bulan suci Romadhon, datangnya bulan suci ini disambut gembira oleh para Malaikat dan Umat Nabi Muhammad SWT, hanya  Orang2 Munafiq yang tidak merasa gembira. Betapa tidak, Bulan  suci Romadhon  adalah  bulan Rahmat, Maghfiroh (ampunan)  dan  bulan   pembebasan dari Api Neraka bagi yang mengharap Rahmat Alloh SWT, dengan Imanan Wa Ihtisaban  (Iman &amp; mengharapkan pahala  Alloh Ta’ala  semata).</p>
<p style="margin-top:.19in;margin-bottom:.19in;" align="justify"><strong>Telah diriwayatkan  : “….Bulan Romadhon awalnya merupakan Rahmat, pertengahanya adalah Maghfiroh (ampunan) dan diakhir bulan Romadhon adalah Pembebasan dari Api Neraka…..”.<span id="more-132"></span></strong></p>
<p style="margin-top:.19in;margin-bottom:.19in;" align="justify">Termasuk keutamaan bulan puasa bagi seorang hamba yang senatiasa beribadah dengan keimanan dan mengharap Ridho’ Allah SWT semata, dia akan  menjadi  hamba  yang  beruntung  dan  mendapat derajat yang sangat tinggi dimata Allah SWT.</p>
<p style="margin-top:.19in;margin-bottom:.19in;" align="justify">Dalam  Hadist  yang  diriwayatkan  oleh  Adaylami (Musnad Alfirdaus),  Rosulullah SAW  bersabda, Maksud Hadits:</p>
<p style="margin-top:.19in;margin-bottom:.19in;" align="justify"><strong>“Diamnya seorang yang sedang berpuasa merupakan Tasbih, Tidurnya adalah Ibadah, Do’anya mustajab dan amalan baiknya dilipat gandakan”.</strong></p>
<p style="margin-top:.19in;margin-bottom:.19in;" align="justify"><strong><span style="text-decoration:underline;">Pahala khushus Dari Alloh SWT, bagi yang menjaga Ibadah Puasa</span></strong></p>
<p style="margin-top:.19in;margin-bottom:.19in;" align="justify">“Dari Abu Huraurah Ra, Berkata: Bahwasanya Rosulullah SAW, Bersabda : Maksud Hadits, <strong>“Semua amal anak adam untuk dirinya kecuali Ibadah puasa, maka sesungguhnya dia (ibadah puasa) untuk-Ku dan Aku yang akan memberi pahala karnanya” </strong>(Muttafaqun Alaih).</p>
<p style="margin-top:.19in;margin-bottom:.19in;" align="justify">Hadist tersebut mempunyai nilai khusus (istimewa) untuk siapa saja dari ummat Nabi Muhammad SAW,  yang melakukan Ibadah puasa. dalam kalimat <em><strong>“Wa Ana Ajzii Bih..”</strong></em><strong> </strong>(Aku yang akan memberi pahala karnanya) merupakan pemberian pahala yang sangat Istimewa, tidak ada yang tahu nilainya kecuali Alloh Ta’ala, dan itu merupakan rahasia Alloh Ta’ala. Dalam Hadist yang diriwayatkan oleh Imam Thobroni dan Imam Baihaqy, Rosulullah SAW,  Bersabda  :</p>
<p style="margin-top:.19in;margin-bottom:.19in;" align="justify"><strong>“Ibadah Puasa untuk Alloh Azza wa Jalla, tidak ada yang mengetahui pahala yang melakukanya kecuali Alloh Azza Wa Jalla” </strong></p>
<p style="margin-top:.19in;margin-bottom:.19in;" align="justify">Tentunya,untuk mencapai pahala khusus dalam Ibadah puasa harus memenuhi beberapa syarat/ adab guna menyempurnakan Ibadah seorang hamba, sebagai berikut :</p>
<ul>
<li>
<p style="margin-top:.19in;margin-bottom:0;" align="justify">Niat 	berpuasa karna Alloh Ta’ala, dengan disertai Hati yang Hadir.</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">Menjaga perkara2 	yang  membatalkan Ibadah puasa (mufthirot) seperti,Masuknya 	Sesuatu ke Dalam perut dengan disengaja,berhubungan antara suami 	istri disaat menjalankan puasa.</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">Menjaga perkara2 	yang membatalkan pahala Puasa (muhbithot) seperti Ghibah  	menggunjing) Namimah  (adu domba), Berbohong, Melihat wanita 	yang bukan  mahromnya   dengan Sengaja  	disertai  syahwat,  Bersenang  senang    	bersama istri  dengan  Syahwat, Sumpah palsu, Menjadi 	saksi  palsu, Takabbur(sombong/angkuh), menjauhi  makanan 	&amp; minuman dari yang   Haram, menjauhi dari   	penghasilan  Haram,  memutuskan  hubungan  	silaturrahmi  (permusuhan),  berkata kotor dan keji.</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:.19in;" align="justify">Bagi kaum Hawa 	hendaknya tidak sering  keluar Rumah dan apabila keluar dari 	rumah maka  wajib Menutup Aurat sesuai cara Syari’at.</p>
</li>
</ul>
<p style="margin-top:.19in;margin-bottom:.19in;" align="justify"><strong><span style="text-decoration:underline;">Melawan hawa nafsu mencari lailatul qodar</span></strong></p>
<p style="margin-top:.19in;margin-bottom:.19in;" align="justify">Sesungguhnya Lailatul Qodar diturunkan pada malam yang penuh barokah, rahmat dan ampunan, tidaklah seorang hamba yang ta’at senantiasa di malam itu memohon pada Alloh SWT, kecuali akan dikabulkan. Betapa ruginya seorang hamba bila melewatkan malam tersebut.</p>
<p style="margin-top:.19in;margin-bottom:.19in;" align="justify">Maksud Firman Alloh SWT, :</p>
<p style="margin-top:.19in;margin-bottom:.19in;" align="justify"><strong>“1.Sesungguhnya Kami telah menurunkan-nya ( Alqur’an ) pada Lailatul Qodar. 2. dan taukah engkau  apakah  Lailatul  Qodar  itu?  3.Lailatul  Qodar  itu  lebih   baik  dari  seribu   bulan.    4. Malaikat dan Ruh (Jibril) turun padanya dengan izin Tuhan-nya membawa segala perintah.  5.Sejahteralah malam itu sampai terbit Fajar.“ </strong></p>
<p style="margin-top:.19in;margin-bottom:.19in;" align="justify">Ayat tersebut merupakan Nash dari Alqur’an yang menjelaskan, bahwa Lailatul Qodar adalah kejadian luar biasa yang turun disetiap bulan suci Romadhon. Segala amal baik yang dilakukan pada malam itu dilipat gandakan pahalanya sehingga seakan-akan seorang hamba beramal selama 1000 bulan. Rosululloh SAW, tidak memberi tahu kepastian terjadinya malam Lailatul Qodar, agar ummat Islam senatiasa menghidupkan Sunnah dan semangat beribadah selama bulan Romadhon.</p>
<p style="margin-top:.19in;margin-bottom:.19in;" align="justify">Akan tetapi ada beberapa riwayat Hadist shohih yang menjelaskan tanda2 turun-nya malam Lailatul Qodar akan terjadi pada hitungan tanggal malam ganjil diantara 10 malam2 yang terakhir. Ummat Nabi Muhammad SAW, diberi kesempatan untuk meraihnya (Lailatul Qodar), dimana pada malam itu para Mala’ikat diturunkan ke langit bumi guna meng-amini dan mencari siapa saja dari Ummat Muhammad SAW, yang memohon Rahmat, Ampunan dan Derajat yang sangat tinggi (1000 bulan) dari Alloh SWT, hingga menjelang fajar. Hanya Orang  Ta’at dan bijak yang akan selalu mencari keutamaan Lailatul Qodar dan meraihnya.</p>
<p style="margin-top:.19in;margin-bottom:.19in;" align="justify">Dari Ubadah Ashomid ra,berkata: “Rosululloh SAW,telah memberi kami kabar tentang Lailatul Qodar Beliau bersabda, maksud hadits :</p>
<p style="margin-top:.19in;margin-bottom:.19in;" align="justify"><strong>“Lailatul Qodar adalah 10 akhir di bulan Romadhon, yaitu pada malam 21, atau malam 23, atau malam 25, atau malam 27, atau malam 29, atau diakhir malam Romadhon. Barang siapa menghidupkan-nya (Sholat) dengan mengharap pahala dari Alloh SWT, maka akan diampuni dosanya yang telah lalu dan yang akan datang”</strong></p>
<p style="margin-top:.19in;margin-bottom:.19in;" align="justify">Dalam riwayat yang lain, Rosululloh SAW  bersabda, maksud Hadits :</p>
<p style="margin-top:.19in;margin-bottom:.19in;" align="justify"><strong>“Barang  siapa menghidupkan (Sholat)  malam  Lailatul Qodar  dengan Ibadah karena iman dan mengharapkan pahala dari Alloh SWT, maka akan diampuni dosanya yang telah lalu”  (Muttafaqun Alaih).</strong></p>
<h3><strong><span style="text-decoration:underline;"><span style="font-weight:normal;">Perkiraan tanda2 terjadinya Lailatul Qodar versi Imam Qolyubi</span></span></strong></h3>
<p style="margin-top:.19in;margin-bottom:.19in;" align="justify">Dengan melihat awal hari dari bulan Romadhon. <strong>Jika awal Romadhon hari Ahad atau hari Rabu,</strong> maka kemungkinan malam Lailatul Qodar pada malam 29. <strong>Jika awal Romadhon hari Jum’at atau Selasa,</strong> maka kemungkinan Lailatul Qodar pada malam 27. <strong>Jika awal  Romadhon  hari Kamis,</strong> maka kemungkinan malam Lailatul Qodar pada malam 25. <strong>Jika awal Romadhon hari Sabtu,</strong> maka kemungkinan malam Lailatul Qodar pada malam 23.  <strong>dan jika  awal  Romadhon  hari senin, </strong>maka  kemungkinan  malam  Lailatul  Qodar pada  malam 21. Adapun tanda tanda malam Lailatul Qodar adalah udara pada malam itu tidak panas dan tidak dingin (sedang), ke-esokan harinya matahari tidak terlalu panas.</p>
<p style="margin-top:.19in;margin-bottom:.19in;" align="justify">Alhasil, kunci utama untuk mendapatkan <strong>“Lailatul Qodar”</strong> adalah melawan Hawa Nafsu (Syaithon) dengan menghindari segala macam bentuk kema’siatan serta meperbanyak Ibadah terutama sholat malam (Qiyamul Lail) selama bulan suci Romadhon atau kita menjadi hamba yang kalah melawan Hawa Nafsu.</p>
<p style="margin-top:.19in;margin-bottom:.19in;" align="justify">Termasuk kewajiban kita untuk menjaga dan meperingatkan keluarga kita dari hal hal yang merusak moralitas Islam dan bangsa seperti menonton tayangan2  televisi yang tidak mendidik dan merusak moral/ mental ummat Islam Indonesia, khususnya pada anak2 kita. Tentunya tayangan2 itu jika ditonton, akan menggugurkan pahala ibadah puasa kita, terlebih lagi acara ma’siat tersebut ditayangkan disaat menjelang waktu sahur. Semestinya mereka wajib menghormati ummat Islam yang  sedang  melaksanakan  ibadah puasa Romadhon..</p>
<p style="margin-top:.19in;margin-bottom:.19in;" align="justify"><strong><span style="text-decoration:underline;">Seputar hukum puasa Romadhon</span></strong></p>
<p style="margin-top:.19in;margin-bottom:.19in;" align="justify">Wajib bagi setiap Muslim dan Muslimah mempelajari hukum hukum Ibadah Puasa, khususnya di bulan Romandon, guna menyempurnakan Ibadahnya. Banyak sekali diantara kita yang tidak memahami hukum hukum Islam khususnya dalam masalah Ibadah, akhirnya, mereka beribadah tanpa ilmu (hukum2 ibadah) akibatnya ibadah mereka tertolak (tidak diterima).</p>
<p style="margin-top:.19in;margin-bottom:.19in;" align="justify">Semua ini disebabkan kesalahan para orang tua yang kurang memperhatikan putra putrinya dalam pendidikan agama. Kelak di akherat  kita akan ditanya oleh Alloh Ta’ala, soal tanggung jawab dalam mendidik putra putri kita. Jika kita salah mendidik, bukan tidak mungkin anak anak  kita akan menuntut di Akherat kepada orang tua mereka  dihadapan Alloh Ta’ala, yang berakibat  kita terjerumus kedalam  jurang Api Neraka. Na’uudzu billahi min dzalik.</p>
<p style="margin-top:.19in;margin-bottom:.19in;" align="justify"><strong><span style="text-decoration:underline;">Syarat syarat wajibnya puasa Romadhon :</span></strong><strong> </strong></p>
<ol>
<li>
<p style="margin-top:.19in;margin-bottom:0;" align="justify">Islam 	(tidak wajib bagi orang kafir).</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">Mukallaf 	(aqil&amp;baligh) wajib bagi orang tua mendidik puasa sebelum putra 	putrinya masuk umur baligh.</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">Mampu berpuasa 	(tidak wajib bagi orang tua yang tidak mampu &amp; orang sakit yang 	tidak ada harapan sembuh Maka wajib bagi keduanya membayar fidyah, 	satu mud/ 6,25 ons dari beras.  Bagi  kaum wanita  	yang  haid/ nifas, hukumnya  haram  berpuasa  	dan  wajib  meng-qodo’).</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">Sehat  (tidak  	wajib  bagi  orang  sakit  berpuasa  dan  	wajib  meng-qodo’  ketika  sembuh).</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:.19in;" align="justify">Muqim (tidak 	wajib bagi musafir melebihi jarak 84km sebelum waktu fajar &amp; 	wajib meng-qodo’).</p>
</li>
</ol>
<p style="margin-top:.19in;margin-bottom:.19in;" align="justify"><strong><span style="text-decoration:underline;">Rukun rukun Puasa ada dua :</span></strong><strong> </strong></p>
<ol>
<li>
<p style="margin-top:.19in;margin-bottom:.19in;" align="justify">Niat (wajib di hati, adapun dengan ucapan adalah sunnah/ anjuran). 	Niat puasa merupakan hal yang sangat  penting, puasa wajib 	tanpa niat tidak Sah, disengaja maupun tidak, kecuali puasa sunnah, 	apabila lupa, boleh niat hingga menjelang waktu dhuhur, asal setelah 	waktu fajar/subuh tidak ada makanan/minuman yang masuk kedalam perut 	atau junub/hadast besar. Masuknya waktu Niat, setelah Maghrib hingga 	menjelang waktu fajar/subuh dan di sunnahkan “IMSAK” (menahan 	makan, kira2 10 menit sebelum masuk waktu fajar/subuh.</p>
</li>
</ol>
<p style="margin-left:.5in;margin-top:.19in;margin-bottom:.19in;" align="justify">Banyak terjadi diantara kita ummat islam (khusus puasa romadhon), apa bila mendengar azan subuh, mereka  masih makan/minum, dan jika hal ini dilakaukan,maka puasanya batal, oleh sebab itu di sunnahkan IMSAK guna menghindari hal tersebut.</p>
<ol>
<li>
<p style="margin-top:.19in;margin-bottom:.19in;" align="justify">Meninggalkan  segala  macam  yang membatalkan  	puasa,   kecuali  lupa atau  jahil ma’dzur 	(orang  yang  tidak  mengerti   hukum 	puasa  disebabkan  kehidupan-nya  jauh  dari  	ulama’).</p>
</li>
</ol>
<p style="margin-top:.19in;margin-bottom:.19in;" align="justify"><strong><span style="text-decoration:underline;">Hukum berjima’/bersetubuh dengan sengaja, disaat berpuasa Romadhon : </span></strong></p>
<p style="margin-top:.19in;margin-bottom:.19in;" align="justify">Bagi yang melakukan persetubuhan disaat berpuasa Romadhon, berdosa besar, wajib meng-qodo’ dan baginya  kaffaroh udhma (membayar salah satu dari tiga sanksi dan harus berurutan), yaitu :</p>
<ol>
<li>
<p style="margin-top:.19in;margin-bottom:0;" align="justify">Memerdekakan 	budak perempuan muslimah yang sehat, bila tidak memiliki budak maka 	baginya dikenakan sanksi yang ke-dua.</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">Berpuasa dua bulan 	ber-turut2, bila tidak mampu maka baginya dikenakan sanksi yang 	ke-tiga.</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:.19in;" align="justify">Memberi beras 	kepada 60 faqir miskin, perorangnya berhak menerima 6,25 ons beras.</p>
</li>
</ol>
<p style="margin-top:.19in;margin-bottom:.19in;" align="justify">Dan diwajibkan kaffaroh tersebut pada suami saja tidak atas istri dan untuk keduanya wajib meng-qodo’ puasa. Jika hal itu dilakukan atas kemauan istri, maka kedua dua-nya sama2 berdosa dan apabila si istri dipaksa atau sudah memperingatkan suaminya, maka si istri tidak  berdosa.</p>
<p style="margin-top:.19in;margin-bottom:.19in;" align="justify"><strong><span style="text-decoration:underline;">Hukum bagi wanita yang sedang hamil atau menyusui di bulan Romadhon: </span></strong></p>
<p style="margin-top:.19in;margin-bottom:.19in;" align="justify">Ada dua macam kemungkinan yang harus difahami oleh wanita yang sedang hamil, yaitu:</p>
<ol>
<li>
<p style="margin-top:.19in;margin-bottom:0;" align="justify">Wanita 	yang sedang hamil atau menyusui, apa bila keduanya khawatir atas 	janin/ bayinya saja, maka Ibunya  boleh   	meninggalkan  puasa  Romadhon dan  wajib  	membayar fidyah &amp;  meng-qodo’  puasanya.</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:.19in;" align="justify">Wanita  	yang  sedang   hamil  dan menyusui,  	apabila   keduanya  khawatir  akan  	kesehatan dirinya serta anaknya, maka boleh meninggalkan puasa 	Romadhon dan cukup meng-qodo’ puasanya saja tanpa fidyah.</p>
</li>
</ol>
<p style="margin-top:.19in;margin-bottom:.19in;" align="justify">Hukum hukum dalam kajian ini, sesuai dengan madzhab Imam Syafi’i, mengingat mayoritas di Indonesia adalah bermadzhab syafi’i. apabila ada pendapat2 yang lain, tentunya di luar pandangan imam Syafi’i.</p>
<p style="margin-bottom:0;">http://kabarnet.wordpress.com</p>
<p style="margin-bottom:0;">
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ldiiklaten.wordpress.com/132/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ldiiklaten.wordpress.com/132/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ldiiklaten.wordpress.com/132/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ldiiklaten.wordpress.com/132/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ldiiklaten.wordpress.com/132/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ldiiklaten.wordpress.com/132/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ldiiklaten.wordpress.com/132/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ldiiklaten.wordpress.com/132/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ldiiklaten.wordpress.com/132/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ldiiklaten.wordpress.com/132/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ldiiklaten.wordpress.com/132/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ldiiklaten.wordpress.com/132/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ldiiklaten.wordpress.com/132/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ldiiklaten.wordpress.com/132/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ldiiklaten.wordpress.com&amp;blog=5400755&amp;post=132&amp;subd=ldiiklaten&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ldiiklaten.wordpress.com/2009/09/06/%e2%80%9cberpuasa-itu-adalah-perisai-tameng-dari-api-neraka-ibarat-perisai-salah-satu-kalian-dari-peperangan%e2%80%9d-alhadits/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">admin</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>LDII Netral di Pilpres 2009</title>
		<link>http://ldiiklaten.wordpress.com/2009/07/07/ldii-netral-di-pilpres-2009/</link>
		<comments>http://ldiiklaten.wordpress.com/2009/07/07/ldii-netral-di-pilpres-2009/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 07 Jul 2009 06:07:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[news]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ldiiklaten.wordpress.com/?p=126</guid>
		<description><![CDATA[VIVAnews – Ketua Lembaga Dakwah Islamiyah Indonesia, Abdullah Syam, mengatakan secara kelembagaan akan bersikap netral dalam pemilihan presiden 2009. Itu sebabnya, kata Abdullah, organisasi keagamaan ini tidak akan mengarahkan warga untuk mendukung salah satu kandidat presiden. Kendati demikian, Abdullah mengatakan LDII tetap bersedia aktif dalam memfasilitasi para kandidat untuk sosialisasi menjelang pemilihan presiden kepada warganya. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ldiiklaten.wordpress.com&amp;blog=5400755&amp;post=126&amp;subd=ldiiklaten&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="attachment wp-att-127" href="http://ldiiklaten.wordpress.com/2009/07/07/ldii-netral-di-pilpres-2009/72725_sby_dan_ketua_umum_ldii_abdullah_syam_thumb_300_225/"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-127" title="72725_sby_dan_ketua_umum_ldii_abdullah_syam_thumb_300_225" src="http://ldiiklaten.files.wordpress.com/2009/07/72725_sby_dan_ketua_umum_ldii_abdullah_syam_thumb_300_225.jpg?w=150&#038;h=112" alt="72725_sby_dan_ketua_umum_ldii_abdullah_syam_thumb_300_225" width="150" height="112" /></a>VIVAnews – Ketua Lembaga Dakwah Islamiyah Indonesia, Abdullah Syam, mengatakan secara kelembagaan akan bersikap netral dalam pemilihan presiden 2009.  Itu sebabnya, kata Abdullah, organisasi keagamaan ini tidak akan mengarahkan warga untuk mendukung salah satu kandidat presiden.  Kendati demikian, Abdullah mengatakan LDII tetap bersedia aktif dalam memfasilitasi para kandidat untuk sosialisasi menjelang pemilihan presiden kepada warganya.  “Kami tetap netral, tapi tetap aktif,” kata Abdullah di kantor Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Selasa 23 Juni 2009.  Harapan LDII terhadap pemilihan presiden tahun ini ialah dapat memunculkan presiden dan wakil presiden yang betul-betul berjiwa pemimpin rakyat.     • VIVAnews</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ldiiklaten.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ldiiklaten.wordpress.com/126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ldiiklaten.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ldiiklaten.wordpress.com/126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ldiiklaten.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ldiiklaten.wordpress.com/126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ldiiklaten.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ldiiklaten.wordpress.com/126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ldiiklaten.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ldiiklaten.wordpress.com/126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ldiiklaten.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ldiiklaten.wordpress.com/126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ldiiklaten.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ldiiklaten.wordpress.com/126/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ldiiklaten.wordpress.com&amp;blog=5400755&amp;post=126&amp;subd=ldiiklaten&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ldiiklaten.wordpress.com/2009/07/07/ldii-netral-di-pilpres-2009/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">admin</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ldiiklaten.files.wordpress.com/2009/07/72725_sby_dan_ketua_umum_ldii_abdullah_syam_thumb_300_225.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">72725_sby_dan_ketua_umum_ldii_abdullah_syam_thumb_300_225</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
